Pemkot Makassar Gandeng OJK dan BI Perluas Akses Pembiayaan UMKM

Pemerintah Kota Makassar melalui TPAKD berkolaborasi dengan OJK dan BI untuk memperkuat akses pembiayaan produktif bagi pelaku UMKM di Makassar.
Sinergi TPAKD dalam Akses Keuangan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperkuat komitmennya dalam mendukung sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui optimalisasi peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Langkah strategis ini dilakukan dengan membangun sinergi lintas sektoral bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).
Fokus utama dari kolaborasi ini adalah mendorong pelaksanaan pembiayaan produktif bagi para pelaku usaha lokal. Melalui kemitraan ini, Pemkot Makassar berupaya menghilangkan hambatan administratif dan finansial yang selama ini sering dialami oleh pelaku UMKM saat ingin mengakses modal kerja dari lembaga keuangan resmi.
Target Penguatan Ekonomi Lokal
Program ini dirancang untuk memastikan bahwa bantuan modal tidak hanya tersalurkan secara kuantitas, tetapi juga tepat sasaran pada sektor-sektor produktif. Dengan keterlibatan OJK dan BI, mekanisme penyaluran kredit dan edukasi literasi keuangan diharapkan dapat berjalan lebih terintegrasi.
Beberapa poin utama dalam inisiatif ini meliputi:
- Peningkatan literasi keuangan bagi pelaku usaha mikro.
- Penyederhanaan akses informasi mengenai produk pembiayaan perbankan.
- Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah daerah dengan regulator keuangan pusat.
- Perluasan jangkauan kredit usaha rakyat (KUR) di wilayah Makassar.
Dampak bagi Sektor UMKM
Penguatan sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih tangguh di Kota Makassar. Pembiayaan yang bersifat produktif akan memungkinkan pelaku UMKM untuk melakukan ekspansi usaha, meningkatkan kapasitas produksi, serta menciptakan lapangan kerja baru di tingkat lokal.
Pihak TPAKD Makassar menegaskan bahwa koordinasi dengan lembaga otoritas seperti OJK dan BI menjadi kunci agar program percepatan akses keuangan ini memiliki landasan regulasi yang kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.





