Dosen UGM Rekomendasikan Angkat Beban untuk Jaga Kesehatan Jantung dan Otak

Prof. Denny Agustiningsih dari UGM menyarankan latihan angkat beban guna menjaga kesehatan fungsi jantung serta otak melalui regenerasi protein otot.
Pentingnya Latihan Beban bagi Tubuh
Prof. Denny Agustiningsih, seorang pakar dari Universitas Gadjah Mada (UGM), menekankan pentingnya aktivitas fisik berupa latihan angkat beban untuk mendukung kesehatan jangka panjang. Latihan ini tidak hanya berfokus pada kekuatan fisik, tetapi juga memberikan dampak positif pada sistem organ vital.
Menurut penjelasan beliau, aktivitas angkat beban berperan dalam memicu pelepasan protein otot yang sangat penting bagi tubuh. Salah satu protein kunci yang terlibat adalah myosin, yang memiliki fungsi krusial dalam proses biologis tubuh.
Mekanisme Regenerasi dan Penyembuhan
Protein myosin yang dilepaskan saat melakukan latihan beban berfungsi dalam beberapa aspek kesehatan utama, antara lain:
- Regenerasi sel: Membantu proses pembaharuan sel-sel tubuh yang rusak.
- Penyembuhan: Mempercepat proses pemulihan jaringan setelah aktivitas fisik atau cedera ringan.
- Pencegahan penyakit: Membantu menjaga integritas struktur otot dan metabolisme tubuh.
Ketersediaan protein otot yang cukup melalui stimulasi latihan beban ini menjadi fondasi bagi kesehatan sistem saraf pusat dan jantung. Dengan otot yang terjaga, aliran darah dan distribusi nutrisi ke otak serta jantung dapat berjalan lebih optimal.
Manfaat bagi Jantung dan Otak
Keterkaitan antara kekuatan otot dan kesehatan organ vital terletak pada mekanisme metabolisme tubuh secara keseluruhan. Latihan beban membantu mengatur profil lipid dan sensitivitas insulin, yang secara langsung menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Selain itu, aktivitas fisik yang terukur membantu menjaga kesehatan kognitif. Dengan terjaganya fungsi motorik dan metabolisme seluler, otak mendapatkan suplai oksigen yang lebih stabil, yang mendukung fungsi berpikir dan daya ingat dalam jangka panjang.



