CEO Danantara Sebut Proyek PSEL di Bali Gunakan Teknologi Canggih

Proyek pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Desa Pedungan, Denpasar, akan menerapkan teknologi mutakhir.
Implementasi Teknologi PSEL di Denpasar
Pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berlokasi di Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bali, dipastikan akan mengadopsi sistem teknologi tingkat tinggi. Langkah ini ditegaskan oleh CEO Danantara guna memastikan efisiensi pengolahan limbah di wilayah tersebut.
Fasilitas ini dirancang untuk mengubah volume sampah yang ada di Denpasar menjadi sumber energi listrik yang dapat dimanfaatkan. Penggunaan teknologi canggih diharapkan mampu meminimalisir dampak lingkungan yang biasanya muncul dari metode pembuangan sampah konvensional.
Target Pengelolaan Limbah Bali
Melalui proyek PSEL ini, Pemerintah Provinsi Bali dan pihak terkait berupaya menyelesaikan permasalahan tumpukan sampah di tingkat daerah. Fokus utama dari pembangunan di Desa Pedungan ini meliputi:
- Konversi sampah menjadi energi listrik yang stabil.
- Reduksi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
- Penerapan standar emisi rendah melalui teknologi pemrosesan modern.
Pihak manajemen Danantara menyatakan bahwa integrasi teknologi dalam proyek ini merupakan bagian dari upaya modernisasi infrastruktur pengolahan limbah di Indonesia. Dengan teknologi yang tepat, proses pengolahan sampah tidak hanya menjadi solusi sanitasi, tetapi juga menjadi kontributor bagi kebutuhan energi terbarukan di Bali.
Hingga saat ini, perencanaan teknis terus dilakukan agar operasional fasilitas di Denpasar Selatan tersebut dapat berjalan sesuai dengan standar keamanan dan lingkungan yang telah ditetapkan oleh otoritas terkait.




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5704308/original/079989300_1778586351-Elnusa-12_Mei_2026c.jpeg)