PENAS Petani Nelayan 2026: Hubungkan Teknologi, Investor, dan Agribisnis
Pembukaan PENAS Petani Nelayan 2026 di Gorontalo mempertemukan ribuan pelaku agribisnis, teknologi, dan investor untuk memajukan sektor pangan.
Sinergi Sektor Agribisnis di Gorontalo
Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan 2026 telah resmi dibuka dengan partisipasi yang sangat masif di Gorontalo. Kegiatan berskala nasional ini hadir sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi antara berbagai elemen dalam ekosistem agribisnis di Indonesia.
Ribuan peserta dari berbagai latar belakang memadati lokasi acara, menciptakan suasana pertemuan profesional yang dinamis. Para peserta tersebut mencakup petani, nelayan, pengurus koperasi, hingga kalangan akademisi yang membawa wawasan terbaru mengenai pengembangan sektor pangan secara berkelanjutan.
Integrasi Teknologi dan Peluang Investasi
Salah satu pilar utama dalam gelaran PENAS 2026 ini adalah pengenalan teknologi mutakhir. Para penyedia teknologi hadir untuk menunjukkan bagaimana digitalisasi dan inovasi alat dapat membantu meningkatkan produktivitas serta efisiensi di sektor pertanian dan perikanan tanah air.
Tidak hanya soal teknis, ajang ini juga menjadi magnet bagi para investor. Pertemuan ini memfasilitasi dialog langsung antara pelaku usaha di lapangan dengan penyedia modal, sehingga diharapkan tercipta skema pendanaan yang mendukung keberlanjutan usaha agribisnis dari skala kecil hingga besar.
Komposisi Peserta PENAS 2026:
- Pelaku agribisnis dan petani lokal
- Nelayan dan kelompok usaha perikanan
- Koperasi dan lembaga mitra
- Akademisi serta tenaga ahli
- Penyedia solusi teknologi digital
- Investor sektor agrikultur dan kelautan
Melalui platform ini, pemerintah dan para pemangku kepentingan berupaya membangun fondasi agribisnis yang lebih modern, mandiri, dan siap menghadapi tantangan ketahanan pangan global di masa depan.

/data/photo/2025/11/07/690d4c15a6f90.jpg)
