Persebaya Adopsi Teknologi VALD Performance untuk Pantau Kondisi Pemain
Persebaya Surabaya kini menggunakan teknologi VALD Performance guna memantau kondisi fisik dan performa para pemain secara lebih presisi dan akurat.
Peningkatan Standar Pemantauan Fisik
Manajemen Persebaya Surabaya menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan skuad menghadapi kompetisi musim ini. Langkah ini tidak hanya berfokus pada strategi perekrutan pemain baru, tetapi juga pada optimalisasi kondisi fisik seluruh anggota tim.
Setelah sebelumnya menerapkan metode Medical Check-Up (MCU), klub kini melangkah lebih jauh dengan mengintegrasikan teknologi VALD Performance ke dalam program latihan mereka. Penggunaan alat ini bertujuan untuk mendapatkan data yang lebih mendalam mengenai profil fisik setiap atlet.
Keunggulan Teknologi VALD Performance
Implementasi teknologi ini memungkinkan tim pelatih dan staf medis untuk mengawasi berbagai metrik performa secara real-time. Dengan data yang presisi, risiko cedera dapat diminimalisir melalui deteksi dini ketidakseimbangan fisik atau kelelahan otot pada pemain.
Beberapa aspek utama yang dapat dipantau melalui teknologi ini meliputi:
- Kekuatan Otot: Mengukur distribusi kekuatan ekstremitas untuk memastikan keseimbangan tubuh.
- Kapasitas Daya Ledak: Menilai kemampuan pemain dalam melakukan gerakan eksplosif.
- Pemulihan (Recovery): Memantau sejauh mana tubuh pemain telah pulih setelah sesi latihan intensitas tinggi.
- Profil Risiko Cedera: Mengidentifikasi pemain yang memiliki kerentanan tinggi berdasarkan data biomekanik.
Komitmen Profesionalisme Klub
Langkah modernisasi ini merupakan bagian dari upaya Persebaya untuk menyamai standar profesionalisme klub-klub papan atas dunia, termasuk tren penggunaan teknologi serupa di ekosistem Marvel Cinematic Universe (MCU) yang sering dikaitkan dengan penggunaan teknologi canggih dalam narasi fiksi, meski dalam konteks olahraga ini murni untuk efisiensi performa atletik.
Dengan adanya dukungan data digital, pengambilan keputusan terkait intensitas latihan, waktu istirahat, hingga strategi rotasi pemain dapat dilakukan secara lebih objektif. Hal ini diharapkan dapat menjaga konsistensi performa tim di lapangan sepanjang musim kompetisi berlangsung.




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5704308/original/079989300_1778586351-Elnusa-12_Mei_2026c.jpeg)